MACAM PENDEKATAN PENELITIAN
A.
Pendekatan dalam Penelitian
Secara
umum penelitian diartikan sebagai suatu proses pengumpulan dan analisis data
yang dilakukan secara sistematis dan logis untuk mencapai tujuan – tujuan tertentu.[1]
Emzir (2007:28) mengemukakan ada tiga
jenis pendekatan dalam penelitian sebagai berikut:
1. Pendekatan
Kuantitatif
Suatu pendekatan penelitian yang secara primer menggunakan paradigma postpositivist (seperti pemikiran tentang sebab akibat, reduksi kepada variabel, hipotesis dan pertanyaan spesifik, menggunakan pengukuran dan observasi, serta pengujian teori) dalam mengembangkan ilmu pengetahuan, menggunakan strategi seperti eksperimen dan survei yang memerlukan data statistika.
Dalam pendekatan ini ada beberapa bentuk penelitian yakni pertama, penelitian Korelasional / survei adalah suatu pendekatan umum untuk penelitian yang berfokus pada penaksiran pada kovariasi di antara variabel yang muncul secara alami. Tujuannya adalah untuk mengindentifikasi hubungan prediktif dengan menggunakan teknik korelasi atau teknik statistika yang lebih canggih (Zechmester dalam Emzir,2007:37). Kedua penelitian Eksperimental (eksperimen) adalah situasi penelitian yang sekurang-kurangnya satu variabel bebas yang disebut sebagai variabel eksperimental, sengaja dimanipulasi oleh peneliti Wiersma dalam Emzir (2007:63)
Ketiga, Kausal komparatif (ex post facto) merupakan penyelidikan empiris yang sistematis di mana ilmuwan tidak mengendalikan variabel bebas secara langsung karena eksistensi dari variabel tersebut telah terjadi (Kerlinger dalam Emzir,2007:119).
Suatu pendekatan penelitian yang secara primer menggunakan paradigma postpositivist (seperti pemikiran tentang sebab akibat, reduksi kepada variabel, hipotesis dan pertanyaan spesifik, menggunakan pengukuran dan observasi, serta pengujian teori) dalam mengembangkan ilmu pengetahuan, menggunakan strategi seperti eksperimen dan survei yang memerlukan data statistika.
Dalam pendekatan ini ada beberapa bentuk penelitian yakni pertama, penelitian Korelasional / survei adalah suatu pendekatan umum untuk penelitian yang berfokus pada penaksiran pada kovariasi di antara variabel yang muncul secara alami. Tujuannya adalah untuk mengindentifikasi hubungan prediktif dengan menggunakan teknik korelasi atau teknik statistika yang lebih canggih (Zechmester dalam Emzir,2007:37). Kedua penelitian Eksperimental (eksperimen) adalah situasi penelitian yang sekurang-kurangnya satu variabel bebas yang disebut sebagai variabel eksperimental, sengaja dimanipulasi oleh peneliti Wiersma dalam Emzir (2007:63)
Ketiga, Kausal komparatif (ex post facto) merupakan penyelidikan empiris yang sistematis di mana ilmuwan tidak mengendalikan variabel bebas secara langsung karena eksistensi dari variabel tersebut telah terjadi (Kerlinger dalam Emzir,2007:119).
2. Pendekatan
Kualitatif
Pendekatan yang secara primer menggunakan paradigm pengetahuan berdasarkan pandangan konstruktivist (pengalaman individu atau pandangan advokasi. Ada tiga strategi yang digunakan dalam pendekatan ini yakni: pertama, penelitian entografi adalah suatu bentuk penelitian yang berfokus pada makna sosiologis melalui observasi lapangan tertutup dari fenomena sosiokultural (Emzir,2007:143). Kedua, penelitian grounded theory (teori dasar) adalah teori umum dari metode ilmiah yang berurusan dengan generalisasi, elaborasi, dan validasi dari teori ilmu sosial (Glaser dan Strauss dalam Emzir.2007:193).
Ketiga, penelitian tindakan (action research) adalah suatu penelitian informal, kualitatif, formatif, subjektif, interpretif, reflektif dan suatu model penelitian pengalaman, di mana semua individu diibaratkan dalam studi sebagai peserta yang mengetahui dan menyokong (Hopkin dalam Emzir,2007:233).
Pendekatan yang secara primer menggunakan paradigm pengetahuan berdasarkan pandangan konstruktivist (pengalaman individu atau pandangan advokasi. Ada tiga strategi yang digunakan dalam pendekatan ini yakni: pertama, penelitian entografi adalah suatu bentuk penelitian yang berfokus pada makna sosiologis melalui observasi lapangan tertutup dari fenomena sosiokultural (Emzir,2007:143). Kedua, penelitian grounded theory (teori dasar) adalah teori umum dari metode ilmiah yang berurusan dengan generalisasi, elaborasi, dan validasi dari teori ilmu sosial (Glaser dan Strauss dalam Emzir.2007:193).
Ketiga, penelitian tindakan (action research) adalah suatu penelitian informal, kualitatif, formatif, subjektif, interpretif, reflektif dan suatu model penelitian pengalaman, di mana semua individu diibaratkan dalam studi sebagai peserta yang mengetahui dan menyokong (Hopkin dalam Emzir,2007:233).
3.
Pendekatan mixed methods (metode gabungan)
Pendekatan didasarkan pada paradigma pengetahuan pragmatik (seperti orientasi konsekuensi, orientasi masalah dan pluralistik). Pendekatan ini menggunakan penelitian yang melibatkan pengumpulan data baik secara simultan maupun sequensial untuk memahami penelitian sebaik-baiknya.
Pendekatan didasarkan pada paradigma pengetahuan pragmatik (seperti orientasi konsekuensi, orientasi masalah dan pluralistik). Pendekatan ini menggunakan penelitian yang melibatkan pengumpulan data baik secara simultan maupun sequensial untuk memahami penelitian sebaik-baiknya.
Dengan
melihat adanya beberapa pendekatan dalam penelitian, ternyata antara Pendekatan
Kuantitatif dan Pendekatan Kualitatif mempunyai perbedaan yang fundamental,
meskipun kedua pendekatan ini saling melengkapi satu sama lain. Dan perbedaan
ini sangat mencolok pada asumsi – asumsi, pendekatan penelitian dan peran
peneliti dalam penelitian.[2]
B.
Jenis – Jenis Penilitian
Penelitian dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis
penelitian, misalnya:
1.
Penelitian Kualitatif (termasuk penelitian historis dan deskriptif)adalah
penelitian yang tidak menggunakan model-model matematik, statistik atau
komputer. Proses penelitian dimulai dengan menyusun asumsi dasar dan aturan
berpikir yang akan digunakan dalam penelitian. Asumsi dan aturan berpikir
tersebut selanjutnya diterapkan secara sistematis dalam pengumpulan dan
pengolahan data untuk memberikan penjelasan dan argumentasi. Dalam penelitian
kualitatif informasi yang dikumpulkan dan diolah harus tetap obyektif dan tidak
dipengaruhi oleh pendapat peneliti sendiri. Penelitian kualitatif banyak
diterapkan dalam penelitian historis atau deskriptif.
2.
Penelitian Historis
menerapkan metode pemecahan yang ilmiah dengan pendekatan historis. Proses
penelitiannya meliputi pengumpulan dan penafsiran fenomena yang terjadi di masa
lampau untuk menemukan generalisasi yang berguna untuk memahami, meramalkan
atau mengendalikan fenomena atau kelompok fenomena. Penelitian jenis ini
kadang-kadang disebut juga penelitian dokumenter karena acuan yang dipakai
dalam penelitian ini pada umumnya berupa dokumen. Penelitian historis dapat
bersifat komparatif, yakni menunjukkan hubungan dari beberapa fenomena yang
sejenis dengan menunjukkan persamaan dan perbedaan; bibliografis, yakni
memberikan gambaran menyeluruh tentang pendapat atau pemikiran para ahli pada
suatu bidang tertentu dengan menghimpun dokumen-dokumen tentang hal tersebut :
atau biografis, yakni memberikan pengertian yang luas tentang suatu subyek,
sifat dan watak pribadi subyek, pengaruh yang diterima oleh subyek itu dalam
masa pembentukan pribadinya serta nilai subyek itu terhadap perkembangan suatu
aspek kehidupan.
3.
Penelitian Deskriptif adalah penelitian tentang fenomena yang terjadi pada masa
sekarang. Prosesnya berupa pengumpulan dan penyusunan data, serta analisis dan
penafsiran data tersebut. Penelitian deskriptif dapat bersifat komparatif
dengan membandingkan persamaan dan perbedaan fenomena tertentu; analitis
kualitatif untuk menjelaskan fenomena dengan aturan berpikir ilmiah yang
diterapkan secara sistematis tanpa menggunakan model kuantitatif; atau normatif
dengan mengadakan klasifikasi, penilaian standar norma, hubungan dan kedudukan
suatu unsur dengan unsur lain.
4.
Penelitian Teoritis
adalah penelitian yang hanya menggunakan penalaran semata untuk memperoleh
kesimpulan penelitian. Proses penelitian dapat dimulai dengan menyusun asumsi
dan logika berpikir. Dari asumsi dan logika tersebut disusun praduga
(konjektur). Praduga dibuktikan atau dijelaskan menjadi tesis dengan jalan
menerapkan secara sistematis asumsi dan logika. Salah satu bentuk penerapan
asumsi dan logika untuk membentuk konsep guna memecahkan soal adalah membentuk model
kuantitatif. Dalam beberapa penelitian teoritis tidak diadakan pengumpulan
data.
5.
Penelitian Ekperimental adalah penelitian yang dilakukan dengan menciptakan
fenomena pada kondisi terkendali. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan
hubungan sebab-akibat dan pengaruh faktor-faktor pada kondisi tertentu. Dalam
bentuk yang paling sederhana, pendekatan eksperimental ini berusaha untuk
menjelaskan, mengendalikan dan meramalkan fenomena seteliti mungkin. Dalam
penelitian eksperimental banyak digunakan model kuantitatif.
6.
Penelitian Rekayasa
(termasuk penelitian perangkat lunak) adalah penelitian yang menerapkan ilmu
pengetahuan menjadi suatu rancangan guna mendapatkan kinerja sesuai dengan
persyaratan yang ditentukan. Rancangan tersebut merupakan sintesis unsur-unsur
rancangan yang dipadukan dengan metode ilmiah menjadi suatu model yang memenuhi
spesifikasi tertentu. Penelitian diarahkan untuk membuktikan bahwa rancangan
tersebut memenuhi spesifikasi yang ditentukan. Penelitian berawal dari
menentukan spesifikasi rancangan yang memenuhi spesifikasi yang ditentukan,
memilih alternatif yang terbaik, dan membuktikan bahwa rancangan yang dipilih
dapat memenuhi persyaratan yang ditentukan secara efisiensi, efektif dan dengan
biaya yang murah. Penelitian perangkat lunak komputer dapat digolongkan dalam
penelitian rekayasa.[3]
C.
Kesimpulan
Dari uraian makalah yang kami sajikan dapat
disimpulkan bahwa, penelitian dapat dilakukan dengan cara tiga pendekatan,
yaitu pendekatan kuantitatif dan pendekatab kualitatif, serta pendekatan gabungan
antara kuantitatif dan kualitatif. Dengan melakukan pendekatan – pendekatan
tersebut dalam melakukan penelitian, seorang peneliti dapat memilih diantara
pendekatan yang tersebut diatas. Pendekatan tersebut dapat digunakan dalam
berbagai jenis penelitian yaitu, penelitian kualitatif, penelitian histories,
penelitian deskriptif, penelitian teoritis, penelitian eksperimental dan
penelitian rekayasa. Demikian makalah yang dapat kami sajikan, semoga dapat
dijadikan bahan pengkajian.
Lucky Club casino site - Lucky Club
BalasHapusLucky Club Casino – The world's first online casino with jackpots and jackpots. Established in 2018, Lucky Club boasts a large number of games – luckyclub online,